Mempersembahkan

Rabu, 23 Maret 2011

Kesaksian Pertolongan Malaikat Yang Dialami Dewasa Ini


KESAKSIAN PERTOLONGAN MALAIKAT
YANG DIALAMI DEWASA INI
“sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu. Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga” ( Mazmur 91:11-13)

Perlindungan, pertolongan dan kelepasan ajaib yang dialami sebagai akibat campur tangan para malaikat tidak terbatas pada zaman alkitab dahulu kala. Campur tangan para malaikat itu juga jelas sekarang ini. Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini, dan demikian juga malaikat-malaikat-Nya, karena mereka adalah milik-Nya. Kiranya kesaksian-kesaksian berikut dapat menjelaskan hal ini.
  • Seorang anak laki-laki kecil dengan kurang hati-hati menyimpang dari kaki lima dan berjalan di jalur mobil. Dengan segera ia digilas sebuah truk. Sejumlah orang, termasuk seorang jururawat, melihat kecelakaan itu, yang terjadi dalam beberapa detik.Namun berlawanan dengan dugaan para saksi mata, anak itu bangun dan berdiri dari bawah kendaraan itu dan meneruskan perjalanannya, hanya sedikit tergores dan penuh debu. Secara manusiawi, hal itu tidak mungkin ! Perawat itu berlari ke arahnya sambil berseru, “ Kau pasti mempunyai seorang malaikat pelindung yang baik !”, sesudah mana anak itu menjawab dengan keluguan dan kepolosan seorang anak, “ Bukan satu, ada dua malaikat ! “ Pada saat bahaya anak itu telah diberi pandangan sekilas di balik tabir. Siapa yang dapat meragukan jawaban yang meyakinkan seperti itu ?

  • Dari seorang utusan gerejawi diterima laporan : Seorang Kristen mengalami sesuatu yang jelas adalah tindakan campur tangan Ilahi ketika putrinya yang kecil jatuh ke dalam saluran air roda penggilingan dan hanyut ke arah roda itu ketika penggilingan itu sedang bekerja. Dengan rasa takut sekali, ia berlari ke saluran itu dan mendapatkan anaknya berdiri di tepi sungai, dalam keadaan basah kuyup. “ Seorang kakak laki-laki dengan pakaian putih menarik saya keluar, “ katanya. Allah telah mengirim seorang malaikat.

  • Hedinger ( 1664-1704), seorang pendeta istana di Jerman Selatan, pernah mengalami suatu pengalaman yang memberikan kesaksian tentang kenyataan kegiatan malaikat. Perkataannya yang terus terang tentang kehidupan cabul adipati Ebenhard Ludwig, telah membuat adipati itu begitu marah. Pada suatu hari Hedinger dipanggil menghadap di ruang kediaman pribadi adipati itu dengan maksud hendak menghukumnya dengan berat. Ketika Hedinger muncul, adipati mendampratnya, “ Mengapa engkau tidak datang sendirian seperti yang saya perintahkan ? “ Yang Mulia, saya telah datang seorang diri, “ jawab Hedinger. “ Tetapi kau tidak sendirian, “ kata adipati itu lagi dan terus memandang dengan ketakutan ke sisi kanan Hedinger. Mendengar itu, Hedinger menjawab, “ Saya datang seorang diri, Yang Mulia. Tetapi bila Allah berkenan menyuruh seorang malaikat mendampingi saya pada saat ini, saya tidak mengetahui apa-apa tentang hal ini. “ Dengan kebingungan adipati itu melepaskannya dengan lambaian tangannya.

  • Kesaksian yang berasal dari India : Seorang utusan gerejawi melaporkan apa yang diceritakan seorang pendeta pribumi kepadanya. Pada masa mudanya, pendeta itu satu kali bertemu dengan seorang tukang sihir, yang memuji kekuatan rohnya dan menawarkan untuk memperlihatkannya pada suatu saat kelak. Pendeta itu menyetujuinya dan mereka menetapkan satu hari ketika mereka akan bertemu lagi di tempat yang sama. Dengan kekuatan roh jahatnya tukang sihir itu bermaksud menghalangi kedatangan pendeta itu. Peristiwa ini merupakan pertarungan antara kekuatan-kekuatan rohani. Dan apa yang terjadi ? Pada saat yang telah ditentukan pendeta itu muncul, tetapi tukang sihir itu tidak tampak. Pendeta itu kemudian pergi ke rumah orang itu, yang secara terbuka mengakui, “ Saya mengirim roh saya ke rumah anda untuk mencegah anda datang, tetapi dia kembali kepada saya dan berkata, “ Saya tidak dapat masuk. Ada orang-orang kuat berpakaian putih berdiri di sekeliling rumah itu”.

  • Pada kesempatan yang lain ketika berada di Tibet, Sundar Singh mengalami pengalaman yang serupa. Dengan sia-sia ia telah mencoba mencari jalan untuk menyampaikan berita Injil di sebuah desa. Orang-orang desa menolak mendengarkan dia, dan karena sikap mereka yang tidak ramah ia terpaksa mengundurkan diri ke sebuah gua di lereng gunung. Pada waktu sore, penduduk desa itu dengan diperlengkapi tongkat pemukul dan batu, menuju ke tempat persembunyiannya dengan maksud membunuhnya. Tiba-tiba saja mereka mundur ketakutan dan berseru dari kejauhan, “ Katakanlah, siapakah orang dengan pakaian berkilauan yang berdiri di sampingmu, dan siapakah semua yang lain yang mengelilingimu ?” Sundar Singh menjawab bahwa dia seorang diri tetapi orang-orang itu bersikeras….Malaikat-malaikat Allah telah menyelamatkannya.

  • Sekitar tahun 1860 sepasang utusan gerejawi dari United Evangelical Mission yang melayani suku Batak di Sumatra juga mengalami bagaimana Allah membiarkan para malaikat mengambil bentuk yang kelihatan ketika melindungi mereka. Dua orang utusan gerejawi Amerika sebelum mereka, telah terbunuh dan dimakan oleh orang-orang yang masih biadab itu. Suaminya menceritakan bahwa pada mulanya ia sering dikuasai perasaan takut yang sangat hebat pada malam hari.Ia bangun dan bersama istrinya berdoa untuk waktu yang lama. Pada suatu hari seorang Batak datang kepadanya dan meminta dia untuk memperlihatkan kepadanya pengawal-pengawal yang ditempatkannya di sekitar rumahnya pada malam hari. Dengan sia-sia utusan gerejawi itu meyakinkan dia bahwa ia tidak mempunyai pengawal. Orang Batak itu tidak mau mempercayainya dan meminta apakah ia boleh menggeledah seluruh rumah. Tetapi ia tidak menemukan apa-apa. Kemudian orang Batak itu menceritakan bahwa mereka telah memutuskan untuk membunuh utusan gerejawi itu beserta istrinya. Akan tetapi, ketika mereka tiba dirumahnya pada malam hari, mereka mendapatkan dua barisan pengawal dengan senjata yang berkilau-kilauan. Mereka menyewa seorang pembunuh bayaran, yang menyebut mereka pengecut. Pembunuh itu berkata bahwa dengan kekerasan ia akan menerobos barisan-barisan pengawal ini. Tetapi pembunuh itu juga kembali dengan berkata, “ Tidak, saya tidak berani”. Akhirnya, mereka berhenti berusaha membunuh utusan gerejawi itu serta istrinya. Ketika anggota suku itu menyatakan keheranannya bahwa utusan gerejawi itu sendiri tidak melihat para pengawal itu, utusan itu dapat memberi kesaksian kepadanya dengan berkata, “ Lihat, buku ini adalah Firman Allah kami yang mulia dan didalamnya Ia berjanji untuk melindungi kita. Kami benar-benar mempercayai Firman ini, jadi kami tidak perlu melihat pengawal-pengawal itu. Tetapi anda tidak percaya kepada-Nya dan karena itu Allah yang mulia harus memperlihatkan kepada anda pengawal-pengawal itu supaya anda akan belajar mempercai-Nya”.

  • Kesaksian Gary Kinnaman adalah Senior Pastor di Word Of Grace Church di Meza, Arizona. Seorang anggota gereja, Tina Esman, menulis kepadanya tentang kesaksian melihat malaikat Allah. Segera setelah Bapak selesai menceritakan kisah tentang anak kecil yang melihat malaikat-malaikat yang yang bersama Bapak di podium, mata saya seakan terbuka dan saya melihat dua malaikat yang besar, dua atau tiga kali lebih besar dari seorang manusia, berjubah putih dengan rambut putih, masing-masing duduk di sebelah Bapak. Kemudian saya percaya bahwa Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa mereka berada di sana untuk melindungi setiap Firman Tuhan yang akan Bapak sampaikan kepada umat-Nya. Seperti kemuliaan Tuhan atau suatu kilatan emas turun dari surga di antara para malaikat tersebut dan keluar dari Bapak ke arah orang banyak. Mulanya, saya ingin menceritakan hal ini kepada bapak, tetapi saya menahan diri. Saya pikir Anda akan berpikir bahwa saya aneh, tetapi sejelas yang dapat saya ingat sampai hari ini, saya tahu bahwa Tuhan masih tetap melindungi Firman-Nya melalui Bapak. Walaupun sejak saat itu saya tidak pernah lagi melihat kejadian tersebut.

  • Suatu kesaksian yang mengharukan kira-kira tiga puluh tahun yang lalu berasal dari seorang pendeta di Jerman Selatan. Pada waktu itu musim dingin dan hari sudah mulai malam. Bagian jalan yang terakhir menuju ke desa melewati hutan yang lebat. Tak seorangpun yang kelihatan, tetapi makin dekat saya ke hutan itu, makin berat rasa hati saya. Berulang-ulang saya mengeluh, “ Tuhan kasihanilah saya”. Tetapi pada saat saya memasuki hutan, heran, saya merasa tenang dan damai. Seolah-olah ada orang yang berjalan di samping saya, lengannya sering kali menyentuh lengan baju saya. Tetapi saya tidak melihat atau mendengar seorang pun. Akhirnya hutan itu saya lewati, dan dengan selamat mencapai rumah-rumah yang pertama dengan jendela-jendela yang diterangi lampu. Perasaan bahwa seorang menemani saya telah lenyap. Malam itu saya mendapat mimpi yang menakutkan. Saya melihat diri saya terbaring di tanah, dipukuli sampai mati. Sebuah suara berkata, “ Begitulah keadaanmu sekarang, seandainya saya tidak melindungimu!”….Tiga bulan kemudian saya mendapatkan bahwa pada petang musim dingin itu sejumlah pemuda… telah bersembunyi di pinggir hutan untuk menyergap saya dengan tiba-tiba. Mereka bertekad untuk membunuh saya. Mereka membenci saya karena melalui pengaruh pelajaran Alkitab yang saya berikan, sejumlah teman perempuan mereka tidak lagi ingin pergi dengan mereka ke pesta dansa. Sesudah mereka kembali, pemuda-pemuda itu menceritakan kepada teman-teman mereka bahwa mereka melihat saya datang seorang diri.. Tetapi tiba-tiba seseorang yang tinggi muncul di sebelah kanan saya dan berjalan dengan saya sampai ke ujung hutan. Mereka tidak melihatnya datang atau pergi, dan ia menghilang secara misterius sama seperti ketika ia muncul. Inilah keterangan tentang pengalaman saya yang membingungkan itu. Hidup saya berada dalam bahaya yang besar dan Allah telah mengutus salah seorang “ roh-Nya yang melayani” untuk melindungi saya dengan cara yang ajaib !

Benar ! terutama dalam zaman akhir ini kita mempunyai alasan untuk berterimaksih kepada Allah atas pertolongan ajaib para malaikat. Kita telah memasuki akhir zaman. Bumi telah menjadi kancah pertempuran bagi roh-roh jahat, yang tidak hanya berusaha untuk menyesatkan kita tetapi yang bertekad untuk membinasakan segalanya yaitu kesehatan, tubuh, dan bahkan keberadaan kita. Suatu tanda bahaya terdengar di dunia malaikat. Bila seseorang atau bangsa dalam keadaan bahaya besar, saatnya tiba bagi malaikat untuk bertindak memberi pertolongan dan kelepasan. Akan tetapi, apabila seorang menyerahkan dirinya kepada dosa dan Iblis, masalah yang sering terjadi dalam akhir zaman, maka ia dapat menghalangi malaikat pelindungnya, karena manusia selalu mempunyai kehendak bebas.
Satu hal sudah jelas, para malaikat terutama menjaga orang yang takut akan Allah. “ Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka “ ( Mazmur 34:8). Prajurit-prajurit surgawi ini, yang bertempur untuk kita melawan roh-roh jahat, mempunyai kuasa untuk menolong kita, karena mereka diperlengkapi dengan kekuatan Ilahi yang tidak berkurang. Siapa dapat melupakan peristiwa tiga pemuda Ibrani dalam perapian yang bernyala-nyala “ “ Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh, dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya” ( Daniel 3:28). Dengan perlengkapan kekuatan yang luar biasa, para malaikat dikirim untuk melayani para ahli waris keselamatan, yaitu umat Allah sendiri.
Soli Deo Gloria.

1 komentar:

  1. setuju...Tuhan kita sama, dahulu sekarang dan akan datang...Dia dan para malaikatnya akan muncul sesuai dgn maksud dan kehendakNya...terpujilah Tuhan Yesus...

    BalasHapus