Mempersembahkan

Rabu, 30 Maret 2011

Kabar Baik atau Buruk?


Nats : Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang (Lukas 12:37)
Bacaan : Lukas 12:35-40
Seorang guru berkata kepada murid-muridnya, “Anak-anak, saya akan ke kantor sekolah sebentar. Saya harap saya tidak akan lama. Saya percaya kalian tidak akan ribut. Kerjakan tugas kalian sementara saya pergi.”
Waktu pun berlalu; 15 menit, 20 menit, kemudian 40 menit. Tiba-tiba guru itu kembali. Saat itu Dennis baru saja melemparkan penghapus ke arah Carol yang tengah mengerjakan tugas matematikanya. Sementara Steven sedang berdiri di atas meja guru sambil bertingkah. Murid-murid yang menaati perintah guru itu merasa senang atas kembalinya guru itu ke kelas. Namun sebaliknya, Dennis dan Steven malah berharap agar guru mereka tidak kembali.
Yesus akan kembali! Dalam Perjanjian Baru, hal itu dapat berarti sebuah peringatan sekaligus janji, seperti dalam bacaan hari ini yang terambil dari Lukas 12. Kabar itu dapat dibilang baik atau buruk, tergantung kepada siapa yang mendengarnya.
Di gereja, kita menyanyikan lagu seperti “Datanglah Yesus, Engkau yang Telah Lama Kami Rindukan”. Ketika kita makan dan minum dalam Perjamuan Kudus Tuhan, kita “memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang” (1 Korintus 11:26). Kedatangan Yesus yang kedua kalinya kedengarannya menjadi suatu kabar yang luar biasa jika Dia datang pada hari Minggu pagi. Namun, jika Dia datang dalam sisa minggu itu, apakah kita siap menyambut kedatangan-Nya?
Yesus akan kembali! Dia mungkin akan kembali dengan segera, atau mungkin dengan tiba-tiba. Apakah itu kabar baik atau buruk? Semuanya tergantung kepada Anda --Haddon Robinson

Tidak ada komentar:

Posting Komentar